Lamanesia.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional Kota Jambi mengalami peningkatan. Kenaikan harga ini telah dirasakan pedagang sejak dua pekan terakhir dan berdampak pada penurunan volume penjualan.
Salah seorang pedagang ayam di Pasar Angso Duo, Eva, mengatakan harga daging ayam yang sebelumnya berada di kisaran Rp34 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
“Kenaikan harga ini sudah terjadi sekitar dua minggu terakhir. Sekarang harga ayam potong di Pasar Angso Duo sudah mencapai Rp38 sampai Rp40 ribu per kilogram, sebelumnya masih Rp34 sampai Rp35 ribu,” ujar Eva, Minggu (21/12/2025).
Menurut Eva, kenaikan harga tersebut membuat daya beli masyarakat menurun. Konsumen cenderung mengurangi jumlah pembelian dibandingkan hari-hari biasa.
Kondisi serupa juga diungkapkan pedagang ayam lainnya, Rohim. Ia memprediksi harga daging ayam masih berpotensi mengalami kenaikan dalam waktu dekat, seiring meningkatnya permintaan menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
“Ini kemungkinan masih bisa naik lagi mendekati tahun baru. Apalagi sekarang ada program MBG, konsumsi ayam jadi lebih banyak,” kata Rohim.
Selain daging ayam, sejumlah bahan kebutuhan pokok lainnya di pasar tradisional Kota Jambi juga mengalami fluktuasi harga. Untuk komoditas cabai merah, misalnya, saat ini mulai menunjukkan tren penurunan harga meskipun belum kembali ke harga normal.
Pedagang berharap pemerintah dapat terus melakukan pemantauan dan langkah stabilisasi harga agar lonjakan harga bahan pokok menjelang Nataru tidak semakin memberatkan masyarakat. (pin)













Discussion about this post