Lamanesia.com – Proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki minggu ke-34 pengerjaan, pembangunan sekolah tersebut telah mencapai lebih dari 59 persen dan ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026 mendatang.
Saat ini, pengerjaan difokuskan pada penyelesaian sejumlah fasilitas utama seperti dapur umum, asrama guru, tempat ibadah hingga beberapa ruang belajar yang mulai memasuki tahap finishing.
Site Manager PT Sasmito, Jaka, mengatakan proses pembangunan terus dikebut agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu. Selain pekerjaan finishing, sejumlah bangunan lain juga masih dalam tahap pengerjaan struktur.
“Pekerjaan di zona satu sudah masuk tahap penyelesaian, sementara beberapa bangunan lain masih dalam tahap pengerjaan struktur,” ujarnya.
Meski cuaca hujan kerap terjadi dalam beberapa waktu terakhir, pembangunan disebut tetap berjalan normal. Pihak kontraktor memaksimalkan pekerjaan di area dalam ruangan serta mengerahkan alat berat untuk mendukung aktivitas di lapangan.
“Memang setelah hujan kondisi lapangan cukup menyulitkan, namun pekerjaan tetap berjalan dengan dukungan alat berat agar progres tidak terganggu,” jelas Jaka.
Untuk mempercepat penyelesaian proyek, proses pengecoran beton bahkan dilakukan hingga malam hari. Seluruh alat berat yang tersedia juga dioperasikan secara maksimal guna mengejar target pembangunan.
Tak hanya gedung utama, pembangunan fasilitas pendukung seperti jaringan listrik, instalasi air bersih dan sarana penunjang lainnya turut dipersiapkan agar kawasan sekolah siap digunakan pada tahun ajaran baru mendatang.
Jumlah tenaga kerja di lokasi proyek juga terus ditambah. Saat ini sekitar 600 pekerja terlibat dalam pembangunan dan diperkirakan meningkat hingga 800 orang menyesuaikan kebutuhan pekerjaan di lapangan.
“Tidak ada perubahan item dalam pengerjaan. Semua perencanaan sudah bisa diterapkan di lapangan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Bupati Tanjab Timur Dilla Hikmah Sari telah meninjau langsung lokasi pembangunan untuk memastikan kesiapan Sekolah Rakyat sebelum difungsikan sebagai sarana pendidikan.
Dari hasil pantauan di lapangan, sejumlah bangunan seperti asrama siswa, asrama guru, dapur umum, kantin, gedung sekolah hingga lapangan upacara tampak mulai memasuki tahap akhir pengerjaan. Aktivitas pekerja dan alat berat juga masih terlihat di berbagai titik proyek.
Sebagai informasi, pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Jambi dilaksanakan di dua lokasi, yakni Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjab Timur dan kawasan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.
Proyek tersebut dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp446,496 miliar dan dikerjakan oleh PT Sasmito dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender sejak kontrak dimulai pada 4 Desember 2025. (Rdi)













Discussion about this post