Lamanesia.com – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) kembali melanjutkan program pengadaan kapal nelayan berkapasitas 10 Gross Ton (GT) pada tahun 2026. Setelah sebelumnya disalurkan kepada koperasi nelayan di Desa Lambur Luar, Kecamatan Muara Sabak Timur, tahun ini bantuan serupa akan diberikan kepada koperasi nelayan di Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu.
Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjabtim di bawah kepemimpinan Bupati Dilla Hikmah Sari dan Wakil Bupati Muslimin Tanja dalam meningkatkan kapasitas armada tangkap nelayan, sekaligus memperkuat sektor perikanan tangkap sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat pesisir.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanjabtim, Hendri, mengatakan proses pengadaan kapal saat ini masih berada pada tahap penyelesaian administrasi dan pemberkasan sebelum memasuki tahapan selanjutnya.
“Ya, saat ini masih dalam proses pemberkasan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurut Hendri, kapal yang akan disalurkan memiliki spesifikasi yang sama dengan bantuan tahap pertama, dengan nilai anggaran sekitar Rp1,8 miliar. Nantinya, kapal tersebut akan dikelola oleh koperasi nelayan yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan memiliki legalitas yang lengkap.
“Pengelolaannya tetap melalui koperasi. Koperasi penerima sudah berdiri dan keabsahannya juga sudah kami lakukan penjajakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, hasil evaluasi terhadap operasional kapal bantuan sebelumnya menunjukkan dampak yang cukup positif bagi nelayan. Aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan di atas empat mil dinilai mampu memberikan hasil tangkapan yang lebih optimal dibandingkan wilayah pesisir.
Meski demikian, Hendri menilai produktivitas nelayan masih dapat terus ditingkatkan melalui dukungan sarana penangkapan yang lebih memadai, khususnya penyediaan alat tangkap yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Daerah penangkapan di atas empat mil masih memiliki potensi ikan yang cukup bagus. Sementara di bawah empat mil, sumber daya ikan sudah mulai berkurang dibandingkan beberapa tahun lalu. Karena itu, ke depan perlu peningkatan alat tangkap agar hasil nelayan semakin maksimal,” pungkasnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tanjabtim berharap nelayan mampu meningkatkan hasil tangkapan, memperkuat perekonomian keluarga pesisir, serta mendorong pertumbuhan sektor perikanan yang berkelanjutan di daerah. (Rdi)













Discussion about this post