Mengabarkan Nusantara
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
No Result
View All Result
Mengabarkan Nusantara
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
Home Ekonomi

Harga Pinang di Tanjabtim Turun hingga Rp17 Ribu per Kg, Petani Mengeluh Meski Panen Melimpah

by Admin
01/07/2026
in Ekonomi
Salah satu tempat penampungan pinang di Kecamatan Kuala Jambi. (Dok: Rudi)

Salah satu tempat penampungan pinang di Kecamatan Kuala Jambi. (Dok: Rudi)

0
SHARES
0
VIEWS
Views: 222

Lamanesia.com – Harga pinang di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) kembali mengalami penurunan. Komoditas perkebunan yang menjadi salah satu sumber penghasilan utama masyarakat itu kini hanya dihargai sekitar Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram di tingkat pengepul, turun dari sebelumnya yang sempat mencapai Rp22.000 per kilogram untuk kualitas super.

Artikelterkait

Tanjabtim Kembali Anggarkan Kapal 10 GT untuk Nelayan Sadu

Dillah Minta ASN dan PPPK Tinggal di Tanjabtim, Uang Belanja Jangan Lagi Mengalir ke Kota Jambi

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Bupati Dillah Lepas 234 Petugas untuk Petakan Kekuatan Ekonomi Tanjabtim

Penurunan harga terjadi di tengah meningkatnya hasil panen petani. Kondisi ini justru menjadi beban bagi para petani karena produksi yang melimpah tidak diikuti dengan kenaikan pendapatan.

Salah seorang pengepul pinang di Kecamatan Muara Sabak Barat, Assek, mengatakan turunnya harga bukan dipicu oleh lemahnya permintaan pasar. Menurutnya, permintaan pinang masih cukup tinggi, namun arus pembayaran dari toke besar mengalami hambatan sehingga memengaruhi perputaran modal para pengepul.

“Permintaan sebenarnya masih tinggi, hanya saja pembayarannya yang sedang sulit,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini masih banyak hasil panen petani yang belum dapat dibayarkan karena dana dari toke besar belum diterima. Akibatnya, pengepul terpaksa menyesuaikan harga beli di tingkat petani.

Meski menghadapi keterbatasan modal, para pengepul tetap berupaya menyerap hasil panen masyarakat melalui sistem pembayaran tempo. Namun, untuk transaksi secara tunai, kemampuan mereka masih sangat terbatas.

“Kami tetap siap menampung hasil panen petani dengan harga yang sudah ditetapkan apabila menggunakan sistem pembayaran tempo. Namun jika petani menginginkan pembayaran tunai, kemampuan kami untuk menyerap hasil panen sangat terbatas,” jelas Assek.

Ia menambahkan, kondisi seperti ini bukan hal baru dalam perdagangan pinang. Kelancaran transaksi sangat bergantung pada arus pembayaran dari toke besar serta kepercayaan yang terjalin antara petani, pengepul, dan pembeli.

“Kalau petani masih percaya kepada kami, insya Allah barang tetap kami ambil. Tetapi jika petani memilih menyimpan hasil panennya, kami juga tidak bisa berbuat banyak,” katanya.

Para petani berharap kondisi pasar segera membaik sehingga arus pembayaran kembali lancar dan harga pinang dapat kembali meningkat. Dengan begitu, hasil panen yang melimpah dapat memberikan keuntungan yang lebih layak bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari komoditas tersebut. (Rdi)

Tags: #HargaPinang#PetaniPinang#tanjabtim

Related Posts

Kepala Dinas Perikanan Tanjabtim, Hendri. (Dok: Rudi)
Daerah

Tanjabtim Kembali Anggarkan Kapal 10 GT untuk Nelayan Sadu

by Admin
30/06/2026
0

Lamanesia.com  – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) kembali melanjutkan program pengadaan kapal nelayan berkapasitas 10 Gross Ton (GT) pada...

Read more
Bupati Tanjung Jabung Timur Dillah Hikmah Sari memberikan arahan kepada ASN dan PPPK saat Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026. (Dok: Rudi)
Daerah

Dillah Minta ASN dan PPPK Tinggal di Tanjabtim, Uang Belanja Jangan Lagi Mengalir ke Kota Jambi

by Admin
16/06/2026
0

Lamanesia.com - Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Dillah Hikmah Sari, melontarkan pesan tegas kepada aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai...

Read more
Bupati Tanjabtim Hj. Dillah Hikmah Sari melepas secara simbolis petugas Sensus Ekonomi 2026 usai Apel Siaga di Lapangan Kantor Bupati Tanjabtim, Senin (15/6). (Dok: Rahmat)
Daerah

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Bupati Dillah Lepas 234 Petugas untuk Petakan Kekuatan Ekonomi Tanjabtim

by Admin
15/06/2026
0

Lamanesia.com - Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) resmi dimulai. Momentum tersebut ditandai dengan Apel...

Read more
Petani menunjukkan hasil panen pinang di Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (Dok: Rahmat)
Ekonomi

Harga Pinang Tanjabtim Tembus Rp20 Ribu per Kilogram, Petani Muara Sabak Barat Sumringah

by Admin
14/06/2026
0

Lamanesia.com - Harga komoditas pinang di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) saat ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan dan membawa...

Read more
gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di salah satu desa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (Dok: Rahmat)
Daerah

Pembangunan 75 Gedung KDMP di Tanjabtim Terus Dikebut, 7 Unit Sudah Rampung 100 Persen

by Admin
07/06/2026
0

Lamanesia.com - Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (Koperasi Desa Merah Putih) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus menunjukkan progres...

Read more
Next Post
Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Jimmy Christian Samma. (Dok: Alpin)

Polresta Jambi Tertinggi Kasus C3 Semester I 2026, Polda Perkuat Patroli dan Unit Reaksi Cepat

Alung saat menuju ruang sidang di Pengadilan Negeri Jambi. (Dok: Rudi)

Sidang Perdana Kurir 58 Kg Sabu Digelar, Alung Hadapi Ancaman Hukuman Mati

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar. (Dok: Rahmat)

SPMB SMA/SMK Negeri Jambi Berjalan Lancar, Masuk Tahap Daftar Ulang dan Nihil Laporan Penyimpangan

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia. (Dok: Alpin)

Polda Jambi Ungkap 23 Kasus PETI dalam Enam Bulan, 50 Tersangka Diamankan dan 2,5 Kg Emas Disita

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji bersama Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Dewa Made Palguna. (Dok: Alpin)

Polda Jambi Ungkap 591 Kasus Narkoba Selama Semester I 2026, 931 Tersangka Diamankan

Discussion about this post

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

TERPOPULER

  • Ini Dia 10 Situs Banyak Dikunjungi Netizen, Dua Diantaranya Situs Porno!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Pembacokan Gara-gara Turnamen Futsal Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemilik Lemang Simpang Kota Baru Meninggal Gantung Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Pengguna Narkoba Ditangkap di Base Camp

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ustadz Abdul Somad Akan Nikahi Gadis 19 Tahun Bulan Mei Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Innalilahi, Anak Bungsu Walikota Jambi Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Jambi, Minta Bawaslu RI Ambil Alih Kasus Dugaan Kecurangan Pilgub Jambi 2020

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Orangtua Kesulitan Bayar Biaya Pengobatan Anaknya yang Menjadi Korban Pembacokan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Debt Collector Gelapkan Mobil Nasabah, Polisi Telusuri Keterlibatan Leasing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Temukan 7 Paket Sabu Siap Jual, Ardiansyah Ditangkap Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Mengabarkan Nusantara

©2026 Lamanesia -- Jalan Kana III, No 16, RT 09, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Developed by Ara.

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami

Media sosial

No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN