Lamanesia.com – Upaya peredaran narkotika yang beroperasi secara sembunyi di kawasan terpencil akhirnya terbongkar. Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Batanghari menggerebek sebuah camp di tengah perkebunan sawit dan mengamankan empat orang pelaku, termasuk yang diduga sebagai bandar.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada Kamis (16/4) sekitar pukul 17.00 WIB terkait aktivitas mencurigakan di kawasan SP 5, Desa Kehidupan Baru, Kecamatan Maro Sebo Ilir. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim “Kuda Hitam” yang dipimpin Kasat Resnarkoba Saprizal langsung bergerak melakukan penyelidikan.
Meski harus menembus medan berat dan berjalan kaki selama kurang lebih dua jam dalam kondisi gelap, petugas akhirnya berhasil mendekati lokasi. Dalam perjalanan, polisi terlebih dahulu mengamankan seorang pria berinisial A yang diduga hendak menuju lokasi transaksi.
Dari hasil interogasi awal, petugas kemudian bergerak ke titik yang dimaksud dan sekitar pukul 23.30 WIB berhasil menggerebek camp beratap terpal hitam di tengah kebun sawit. Di lokasi itu, tiga pria berinisial M, FB, dan FR diamankan saat diduga tengah mengonsumsi sabu.
Hasil pemeriksaan awal mengungkap, FR diduga berperan sebagai bandar, sementara dua lainnya merupakan pengguna. Polisi juga menyita barang bukti berupa 27 paket kecil sabu dengan berat bruto 5,47 gram, kaca pirek berisi sabu seberat 1,38 gram, satu unit ponsel, serta satu unit sepeda motor.
Seluruh pelaku kini telah diamankan di Mapolres Batanghari untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Kapolda Jambi Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Erlan Munaji menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika, termasuk di wilayah terpencil sekalipun.
“Sekecil apa pun informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Ini bukti komitmen kami dalam memberantas narkoba hingga ke pelosok,” tegasnya.
Polda Jambi juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi, sekaligus mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi dalam memerangi peredaran narkotika. (pin)













Discussion about this post