Lamanesia.com – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Jambi resmi menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) masa bakti 2026-2030 di Gedung KONI Jambi, Kamis (18/6/2026). Agenda utama forum tertinggi organisasi dayung tersebut adalah melakukan evaluasi program kerja sekaligus memilih ketua umum baru yang akan memimpin PODSI Jambi empat tahun ke depan.
Musprov kali ini berlangsung dinamis dengan munculnya dua kandidat kuat yang siap bertarung memperebutkan kursi Ketua Umum PODSI Jambi, yakni Muhammad Harir Khodari dan Wawan. Kehadiran sejumlah tokoh penting olahraga nasional dan daerah turut menambah bobot strategis forum tersebut, di antaranya Ketua Bidang Organisasi PB PODSI Kolonel Muhadi, Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi, serta Ketua Pengprov PODSI Jambi demisioner Hasan Mabruri.
Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi memberikan apresiasi tinggi kepada kepengurusan Hasan Mabruri yang dinilai berhasil mengangkat prestasi olahraga dayung Jambi ke level yang lebih tinggi. Keberhasilan itu dibuktikan dengan raihan dua medali emas pada PON Aceh-Sumut 2024 yang menjadi kebanggaan kontingen Jambi.
Menurut Mat Sanusi, capaian tersebut sekaligus menjadi standar tinggi bagi kepengurusan baru yang akan terpilih melalui Musprov. Ia berharap ketua umum yang baru mampu mempertahankan tradisi prestasi dan bahkan meningkatkan kontribusi dayung Jambi pada ajang nasional mendatang.
“Prestasi yang sudah diraih ini menjadi tantangan sekaligus pekerjaan rumah bagi ketua umum terpilih. Namun saya optimistis Musprov ini akan melahirkan figur terbaik untuk membawa PODSI Jambi semakin maju,” ujarnya.
KONI Jambi juga memasang target besar kepada pengurus periode 2026-2030 untuk mempersiapkan atlet menghadapi Babak Kualifikasi (BK) PON 2027 serta meraih hasil maksimal pada PON NTB-NTT 2028.
“Pengurus baru harus segera menyusun strategi pembinaan yang matang agar semakin banyak atlet dayung Jambi yang berhasil meraih tiket ke PON,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov PODSI Jambi demisioner Hasan Mabruri menyampaikan rasa syukur atas berakhirnya masa kepemimpinannya. Ia menilai dua amanah besar yang diemban saat awal menjabat berhasil dituntaskan, yakni menyelesaikan satu periode kepengurusan secara penuh dan mengembalikan kejayaan olahraga dayung Jambi.
Hasan menyebut keberhasilan dayung menjadi cabang olahraga penyumbang medali terbanyak bagi Jambi di PON Aceh-Sumut merupakan hasil dari pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan selama beberapa tahun terakhir.
“Hasil yang kita raih merupakan buah dari proses pembinaan yang konsisten dan dukungan semua pihak. Saya berharap siapapun yang terpilih nantinya tetap menempatkan pembinaan atlet sebagai prioritas utama,” katanya.
Ia juga berpamitan kepada seluruh insan dayung Jambi dan menyatakan keyakinannya bahwa pemimpin berikutnya memiliki kapasitas untuk membawa PODSI Jambi menuju prestasi yang lebih tinggi.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada hasil Musprov yang akan menentukan nahkoda baru PODSI Jambi. Sosok terpilih nantinya diharapkan mampu melanjutkan tradisi juara sekaligus mewujudkan target besar membawa dayung Jambi kembali berjaya dan menyumbang medali emas pada PON NTB-NTT 2028. (pin)









Discussion about this post