Lamanesia.com – Paris Saint-Germain (PSG) kembali menegaskan dominasinya di panggung sepak bola Eropa. Klub asal Prancis tersebut sukses mempertahankan gelar Liga Champions usai menaklukkan Arsenal melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada partai final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Minggu.
Keberhasilan ini menjadi catatan bersejarah bagi Les Parisiens yang mampu meraih trofi Liga Champions dua musim berturut-turut sekaligus memperkokoh status mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Arsenal tampil mengejutkan dengan membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan lima menit. Berawal dari bola liar hasil sapuan Marquinhos yang membentur Leandro Trossard, Kai Havertz langsung memanfaatkan peluang tersebut. Penyerang asal Jerman itu melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang tak mampu dihentikan kiper PSG, Matvey Safonov.
Tertinggal satu gol membuat PSG meningkatkan intensitas serangan. Fabian Ruiz, Ousmane Dembele, dan Desire Doue silih berganti mengancam gawang David Raya, namun kokohnya pertahanan Arsenal membuat skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSG tampil semakin agresif. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62 ketika Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di dalam kotak penalti. Setelah mendapat konfirmasi VAR, wasit menunjuk titik putih.
Ousmane Dembele yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Peraih Ballon d’Or 2025 tersebut sukses mengecoh David Raya dan mengubah kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-64.
Gol penyama membuat PSG semakin percaya diri. Vitinha dan Kvaratskhelia beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, sementara Arsenal berusaha membalas melalui serangan balik cepat. Namun hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir, kedua tim gagal mencetak gol tambahan.
Laga pun harus ditentukan lewat adu penalti. Dalam momen krusial tersebut, para pemain PSG tampil lebih tenang. Goncalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo sukses menjalankan tugasnya, sementara hanya Nuno Mendes yang gagal.
Di kubu Arsenal, Viktor Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli berhasil mencetak gol. Namun kegagalan Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes menjadi penentu kemenangan PSG.
Tendangan Gabriel yang gagal berbuah gol memastikan kemenangan PSG 4-3 dalam adu penalti. Selebrasi meriah pun pecah di Puskas Arena ketika Les Parisiens resmi mempertahankan gelar Liga Champions dan mengukir sejarah baru sebagai juara bertahan Eropa. (pin)








Discussion about this post