Lamanesia.com – Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Jemaah haji asal Provinsi Jambi yang tergabung dalam Kloter BTH 25 telah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA) dengan lancar. Saat ini para jemaah telah kembali ke pemondokan di Mekkah untuk beristirahat sebelum melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya.
Informasi tersebut disampaikan oleh Karom 1 Kloter BTH 25 Provinsi Jambi, Muhammad Mahili Mansyur. Ia menyebutkan bahwa seluruh jemaah yang mengambil nafar tsani telah menyelesaikan lontar jumrah di Jamarat dan kembali ke hotel di Mekkah pada Sabtu (30/5/2026).
“Semua jemaah Kloter BTH 25 hari ini yang mengambil nafar tsani pulang kembali ke Mekkah,” ungkap Muhammad Mahili Mansyur melalui pesan WhatsApp.
Menurutnya, kondisi para jemaah secara umum dalam keadaan sehat. Meski demikian, beberapa jemaah sempat mengalami gangguan kesehatan akibat kelelahan dan cuaca ekstrem selama berada di Mina. Bahkan, beberapa di antaranya harus mendapatkan perawatan di tenda kesehatan yang telah disediakan petugas.
Namun berkat penanganan cepat dari tim kesehatan, seluruh jemaah yang sebelumnya sakit kini telah pulih dan dapat kembali melanjutkan ibadah dengan baik.
“Alhamdulillah sehat semua. Ada beberapa yang sakit dan sempat dirawat di tenda Mina kemarin, sekarang sudah sehat semua. Agenda selanjutnya hari ini istirahat di hotel dan besok malam melaksanakan Tawaf Ifadah sebagai rangkaian terakhir ibadah haji,” ujarnya.
Saat ini para jemaah memanfaatkan waktu untuk memulihkan stamina dan energi setelah menjalani rangkaian ibadah fisik yang cukup berat di ARMUZNA. Tahapan berikutnya yang akan dijalani adalah Tawaf Ifadah, Sa’i, dan Tahalul di Masjidil Haram sebagai bagian dari penyempurnaan rukun haji.
Muhammad Mahili Mansyur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas kesehatan yang terus siaga mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah haji. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang cepat dan responsif memberikan rasa aman bagi para jemaah, khususnya kelompok lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
“Jemaah tidak usah khawatir, Tim Kesehatan Kloter sangat cepat tanggap terhadap kesehatan jemaah,” katanya.
Ia menambahkan, kesiapan dan dedikasi para petugas menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi jemaah agar tetap sehat dan mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk. Pelayanan yang diberikan juga menunjukkan komitmen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dalam memastikan seluruh jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan lancar hingga kembali ke Tanah Air. (Rdi)















Discussion about this post