Lamanesia.com – Suasana penuh haru, syukur, dan kebahagiaan mewarnai kedatangan 442 jemaah haji Kloter BTH 19 Provinsi Jambi yang tiba di Asrama Haji Antara Jambi pada Senin malam (22/6). Kepulangan para tamu Allah tersebut menjadi momen yang dinanti keluarga setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Dengan tibanya Kloter BTH 19, jumlah jemaah haji asal Provinsi Jambi yang telah kembali ke tanah air mencapai 887 orang. Sebelumnya, sebanyak 445 jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 13 telah lebih dahulu tiba di Jambi.
Di balik kebahagiaan tersebut, terselip duka mendalam atas wafatnya enam jemaah haji asal Provinsi Jambi selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I, mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para jemaah yang telah berpulang agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Dalam sambutannya, Wahyudi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan besar Pemerintah Provinsi Jambi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Menurutnya, bantuan pemerintah daerah telah memberikan kontribusi signifikan dalam meringankan biaya perjalanan jemaah.
“Sambil kita doakan Bapak Gubernur dan pemerintah, sebanyak Rp42 miliar telah membantu kita untuk menjalankan ibadah haji. Itulah biaya keberangkatan dari Jambi ke Batam dan dari Batam kembali ke Jambi,” ujarnya.
Tak hanya dukungan transportasi, para jemaah juga mengaku puas dengan pelayanan yang diterima selama berada di Arab Saudi. Mulai dari konsumsi, fasilitas tenda, hingga akomodasi hotel di Makkah dan Madinah dinilai berjalan dengan baik dan memberikan kenyamanan selama beribadah.
Menjelang berakhirnya prosesi penyambutan, Wahyudi memberikan pesan penting kepada seluruh jemaah agar terus menjaga kemabruran haji yang telah diraih. Ia menekankan bahwa salah satu ciri utama haji mabrur adalah kemampuan menjaga rasa syukur dan kesabaran dalam kehidupan sehari-hari.
“Ciri kemabruran haji itu adalah sabar. Mohon maaf jangan nodai kemabruran kita semua. Jangan nodai kemabruran haji Bapak dan Ibu sekalian hanya karena tinggal selangkah lagi akan berkumpul bersama keluarga. Mari pelihara sabar itu,” pesannya.
Setelah prosesi penyambutan selesai, para jemaah diarahkan kembali ke daerah masing-masing untuk berkumpul bersama keluarga. Doa dan harapan pun mengiringi kepulangan mereka agar seluruh jemaah senantiasa menjadi haji yang mabrur serta mampu membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat. (Rdi)













Discussion about this post