Lamanesia.com – Kabar sukacita menyelimuti Provinsi Jambi dengan kepulangan 439 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 23 ke Asrama Haji Antara Jambi, Sabtu (27/6/2026). Seluruh jemaah tiba dalam kondisi selamat setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kedatangan para tamu Allah ini disambut hangat oleh perwakilan Gubernur Jambi bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, beserta jajaran. Kloter BTH 23 merupakan gabungan jemaah asal Kabupaten Batanghari, Merangin, Kerinci, dan Kota Sungai Penuh.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kloter BTH 23 awalnya diberangkatkan dengan total 444 jemaah. Namun, lima orang jemaah melakukan tanazul atau mutasi kloter ke BTH 7 dan BTH 13 karena alasan kesehatan maupun kepentingan pekerjaan. Satu di antaranya juga kembali secara mandiri.
Ketua Kloter BTH 23, H. Setiono, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Ia menilai kualitas pelayanan yang diberikan pemerintah mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah pelayanan tahun ini sudah luar biasa dan yang terbaiklah dari yang sudah-sudah sebelumnya,” ujarnya.
Menurut Setiono, berbagai fasilitas yang diterima jemaah memberikan kenyamanan selama berada di Tanah Suci. Salah satu yang paling dirasakan adalah peningkatan kualitas tenda di Arafah yang kini hampir berkonsep semi permanen.
Selain itu, pelayanan konsumsi juga mendapat apresiasi karena selalu tepat waktu dengan menu yang bervariasi. Jemaah menikmati sajian seperti ikan patin, ayam, daging, serta aneka sayuran yang disediakan secara bergantian.
“Makanan alhamdulillah tidak pernah terlambat dan bervariasi menunya, ada menu ikan patin, ada menu ayam, dan menu daging, sayur-sayuran juga ada,” tambahnya.
Tak hanya itu, pelayanan kesehatan juga dinilai semakin optimal. Setiap hotel tempat jemaah menginap dilengkapi klinik satelit yang beroperasi selama 24 jam sehingga kondisi kesehatan para jemaah dapat terus dipantau.
Setelah tiba di Jambi, proses penyerahan tanggung jawab jemaah kini beralih dari PPIH Provinsi kepada pemerintah kabupaten dan kota masing-masing sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga.
“Artinya sekarang tanggung jawabnya sudah di kabupaten kota dan selanjutnya akan diserahterimakan dari kabupaten kota ke keluarga masing-masing,” pungkas Setiono.
Kepulangan Kloter BTH 23 menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga yang telah lama menanti, sekaligus menandai keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji 2026 yang mendapat banyak apresiasi dari para jemaah berkat pelayanan dan fasilitas yang semakin baik. (Rdi)













Discussion about this post