Lamanesia.com – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama Polres Tanjung Jabung Barat memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui Apel Kewaspadaan Sabuk Kamtibmas yang digelar di Lapangan Polres Tanjung Jabung Barat, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi kepemudaan (OKP), organisasi kemasyarakatan (Ormas), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam menjaga stabilitas dan persatuan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Apel dipimpin langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H. Turut hadir unsur Forkopimda, pejabat utama Polres, jajaran TNI, Satpol PP, BPBD, Damkar, Dishub, serta berbagai elemen masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan dan pembacaan ikrar Sabuk Kamtibmas yang dipimpin Kapolres Tanjung Jabung Barat sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keamanan wilayah.
Dalam amanatnya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab TNI dan Polri, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat hanya ditopang oleh TNI dan Polri semata. Diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen bangsa agar Kabupaten Tanjung Jabung Barat tetap aman, tertib, sejahtera, dan membahagiakan masyarakatnya,” tegas Anwar Sadat.
Menurutnya, program Sabuk Kamtibmas hadir sebagai wadah untuk menyatukan seluruh komponen masyarakat menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan masing-masing melalui budaya gotong royong, ronda malam, siskamling, hingga deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Ia juga menekankan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, seluruh pihak diharapkan mampu menjaga suasana yang kondusif guna mendukung investasi dan pembangunan yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Anwar Sadat mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran informasi hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat. Ia mengajak warga untuk terus menjaga persatuan, memperkuat komunikasi antarwarga, serta aktif melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada aparat terkait.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk mengaktifkan kembali kegiatan siskamling dan menerapkan wajib lapor 1×24 jam bagi setiap pendatang yang masuk ke lingkungan tempat tinggal.
Melalui Apel Kewaspadaan Sabuk Kamtibmas ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama Polres berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan daerah yang aman, harmonis, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (mat)















Discussion about this post