Lamanesia.com – Senyum haru dan rasa syukur terpancar dari wajah Sutirah (58), atau yang akrab disapa Mak Gambreng, saat rumah sederhana yang telah ditematinya selama sekitar 30 tahun resmi mendapatkan bantuan bedah rumah melalui Program Jambi Kota Peduli Rumah Layak Huni dan Bahagia (RLHB) 2026.
Bantuan sebesar Rp25 juta dari Baznas Kota Jambi itu ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, serta jajaran Baznas Kota Jambi di RT 05 Gang 5, Payo Sigadung, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Sabtu (20/6/2026).
Program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Jambi, Polresta Jambi dan Baznas Kota Jambi dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu yang membutuhkan hunian layak.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jambi Maulana memastikan bahwa lahan yang ditempati Mak Gambreng merupakan milik pribadi sehingga memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan perbaikan rumah.
“Karena lahannya sudah menjadi milik Ibu sendiri, maka pada momentum Hari Bhayangkara ini Pemerintah Kota Jambi berkolaborasi dengan Polresta Jambi dan Baznas untuk memperbaiki rumah Ibu. Bantuan ini digunakan untuk pembelian bahan bangunan, sementara pengerjaannya dilakukan secara gotong royong bersama warga,” ujar Maulana.
Ia juga mengajak masyarakat sekitar untuk turut berpartisipasi membantu proses pembangunan rumah tersebut agar dapat segera dihuni dengan nyaman dan aman.
Menurut Maulana, program RLHB tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar mengatakan bahwa kegiatan bedah rumah tersebut merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara.
“Semoga bantuan ini dapat membantu sesama, khususnya kepada Ibu Sutirah atau Mak Gambreng sehingga dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman,” ujarnya.
Kisah Mak Gambreng sendiri menyentuh banyak pihak. Di usia senjanya, ia hidup seorang diri dan bertahan dengan berjualan es batu rumahan serta membuka usaha sembako kecil-kecilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski hidup dalam keterbatasan, ia dikenal sebagai pribadi yang mandiri, pekerja keras dan selalu membantu warga sekitar.
Dengan mata berkaca-kaca, Mak Gambreng mengaku tidak menyangka impiannya untuk memperbaiki rumah akhirnya bisa terwujud.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Saya selalu berdoa, kalau ada rezeki ingin memperbaiki rumah gubuk saya ini. Terima kasih karena sudah peduli dan membantu saya,” ungkapnya penuh haru.
Ketua RT 05 Kelurahan Rawasari, Wiwin, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi, Baznas Kota Jambi dan Polresta Jambi atas perhatian yang diberikan kepada warganya.
Ia berharap program-program sosial serupa terus berlanjut dan menyentuh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, sehingga kesejahteraan warga dapat terus meningkat dan lingkungan menjadi lebih baik.
Melalui program Rumah Layak Huni dan Bahagia ini, Pemerintah Kota Jambi berharap semakin banyak warga kurang mampu yang mendapatkan hunian layak, sekaligus memperkuat visi Kota Jambi Bahagia yang mengedepankan kepedulian sosial dan kesejahteraan masyarakat. (mat)













Discussion about this post