Lamanesia.com – Seluruh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko mengikuti tes urine yang dilaksanakan secara serentak di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan internal serta komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.
Sebanyak 77 orang petugas ambil bagian dalam pemeriksaan tersebut. Pelaksanaan tes urine berlangsung tertib dan transparan dengan pengawasan internal sesuai prosedur yang berlaku. Dari hasil pemeriksaan, seluruh petugas Lapas Kelas IIB Bangko dinyatakan negatif narkoba.
Tes urine ini merupakan langkah konkret Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dalam menjaga integritas aparatur Pemasyarakatan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memastikan seluruh petugas dapat menjadi teladan dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, baik di dalam maupun di luar lingkungan Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Heri, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud komitmen moral dan profesional seluruh jajaran Pemasyarakatan.
“Tes urine ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendukung penuh program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba. Hasil negatif ini menunjukkan kesiapan serta kesungguhan seluruh petugas Lapas Bangko dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik,” ujar Heri, Amd.IP, SH, MH.
Ia menambahkan, Lapas Kelas IIB Bangko akan terus mendukung kebijakan Kementerian terkait pengawasan internal dan penguatan disiplin pegawai. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya mewujudkan institusi Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Dengan pelaksanaan tes urine secara serentak ini, diharapkan seluruh jajaran Pemasyarakatan semakin solid dalam menjaga komitmen bersama menuju lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba serta mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. (Rdi)











Discussion about this post