Lamanesia.com – Semangat menjaga warisan budaya dan memperkuat persatuan masyarakat mengemuka dalam peringatan Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2026 yang digelar di Balairung Sari, Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Kasrem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Davy Darma Putra, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Ketua LAM Provinsi Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. KH. M. Umar Yusuf, M.HI., para ketua lembaga adat kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, bupati, tokoh agama, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat.
Peringatan Hari Adat Melayu Jambi menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya daerah sekaligus meneguhkan nilai-nilai kebersamaan yang telah diwariskan para leluhur. Di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, adat Melayu Jambi dinilai tetap menjadi perekat sosial yang mampu menjaga harmoni kehidupan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan melestarikan adat istiadat Melayu sebagai bagian dari jati diri masyarakat Jambi.
“Atas izin Allah SWT pada hari ini kita sama-sama hadir di Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi dalam rangka memperingati Hari Adat Melayu Jambi. Mudah-mudahan acara ini memberikan kita semangat, kekompakan, menjaga persatuan, dan juga semakin mencintai adat istiadat Melayu Jambi,” ujar Al Haris.
Sementara itu, Ketua LAM Provinsi Jambi Hasan Basri Agus menegaskan bahwa Hari Adat Melayu Jambi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Jambi.
Menurutnya, nilai-nilai adat yang diwariskan para pendahulu harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perubahan zaman.
Kehadiran Kasrem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Davy Darma Putra dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan nyata TNI terhadap pelestarian budaya daerah. TNI memandang budaya sebagai salah satu kekuatan sosial yang berperan penting dalam menjaga persatuan, memperkokoh ketahanan masyarakat, serta memperkuat identitas bangsa.
Melalui sinergi antara pemerintah, TNI, lembaga adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat, nilai-nilai luhur adat Melayu Jambi diharapkan terus hidup dan berkembang sebagai fondasi dalam membangun daerah yang harmonis, berbudaya, dan berdaya saing.
Peringatan Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2026 pun menjadi pengingat bahwa budaya merupakan akar yang memperkuat identitas bangsa. Dengan menjaga adat dan tradisi, masyarakat tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga memperkokoh persatuan untuk mewujudkan Jambi dan Indonesia yang lebih maju. (mat)









Discussion about this post