Lamanesia.com – Upaya memperkuat pengawasan pelayanan publik terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Ombudsman RI bersama Universitas Jambi (Unja) menggelar kuliah umum bertema Pendidikan Anti Maladministrasi di Gedung Pascasarjana Unja, Telanaipura, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Pimpinan Ombudsman Jambi, Nuzran Joher, sebagai narasumber utama. Turut hadir Rektor Universitas Jambi Helmi, Kepala Perwakilan Ombudsman Jambi, serta berbagai elemen masyarakat yang antusias mengikuti forum terbuka tersebut.
Dalam pemaparannya, Nuzran menekankan pentingnya peran Ombudsman sebagai lembaga independen yang melengkapi sistem pengawasan pelayanan publik di Indonesia. Menurutnya, keberadaan Ombudsman menjadi bagian krusial dalam memastikan penyelenggaraan negara berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.
“Ombudsman melengkapi sistem pelayanan publik di Indonesia melalui fungsi pengawasan. Peran ini sangat penting untuk mencapai tujuan bernegara,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun bersifat independen, Ombudsman tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Nuzran menyebut, kampus memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus melahirkan generasi yang peka terhadap praktik maladministrasi. Sejumlah bentuk kerja sama pun ditawarkan, mulai dari kuliah umum, program magang mahasiswa, forum diskusi kelompok (FGD), hingga integrasi materi pengawasan pelayanan publik ke dalam kurikulum.
“Kedepannya, peluang kolaborasi ini perlu dioptimalkan, bahkan dapat ditindaklanjuti melalui nota kesepahaman (MoU),” jelasnya.
Sementara itu, Rektor Unja, Helmi, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai kehadiran Ombudsman kini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam menyampaikan aduan terkait pelayanan publik.
“Dulu Ombudsman mungkin masih asing di Jambi, namun dalam satu dekade terakhir perannya sangat signifikan. Masyarakat semakin aktif memanfaatkan lembaga ini,” kata Helmi.
Ia berharap sinergi antara Ombudsman dan perguruan tinggi dapat terus diperkuat guna meningkatkan kesadaran publik serta kualitas pelayanan di berbagai sektor. (mat)













Discussion about this post