Lamanesia.com – Suasana khidmat dan penuh nuansa budaya Melayu mewarnai pelaksanaan upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 yang digelar di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Senin pagi (18/05/2026).
Upacara dipimpin langsung Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, unsur Forkopimda, jajaran ASN Pemkot Jambi, instansi vertikal, hingga pelajar SD dan SMP se-Kota Jambi.
Momen peringatan tahun ini terasa istimewa karena seluruh peserta mengenakan pakaian adat Melayu, sebagai simbol pelestarian budaya dan identitas Tanah Pilih Pusako Batuah. Tidak hanya itu, petugas upacara juga diisi para pejabat utama di lingkungan Pemkot Jambi, sementara Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly bertindak sebagai pembaca sejarah singkat Kota Jambi.
Dalam amanatnya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan” menjadi simbol komitmen bersama untuk terus membangun Kota Jambi yang maju, nyaman, dan berdaya saing dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
“Alhamdulillah kita mendapatkan begitu banyak dukungan berbagai pihak dalam upaya mewujudkan Kota Jambi yang Bahagia. Ini merupakan komitmen dan kesungguhan saya bersama Pak Diza untuk terus membersamai masyarakat,” ujar Maulana.
Ia juga memaparkan sederet capaian Pemerintah Kota Jambi sepanjang tahun 2025 hingga 2026. Tercatat, Pemkot Jambi berhasil meraih 36 penghargaan di tingkat regional, nasional, hingga internasional pada tahun 2025. Sementara hingga pertengahan 2026, sudah 13 penghargaan berhasil diraih.
Menurut Maulana, capaian tersebut menjadi bukti nyata kesungguhan pemerintah dalam mendorong kemajuan Kota Jambi di berbagai sektor.
Sebagai “kado ulang tahun” untuk masyarakat, Pemkot Jambi juga meluncurkan sejumlah program strategis. Salah satunya perluasan program Kartu Bahagia melalui penambahan penerima BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai APBD.
Program itu menyasar sekretaris RT, pengurus rumah ibadah, tenaga pengajar agama, hingga petugas OPBM dengan total penerima mencapai 14.740 orang, meningkat signifikan dari sebelumnya sebanyak 7.080 penerima.
Di bidang pendidikan, Pemkot Jambi juga menyiapkan 3.000 beasiswa bagi siswa kurang mampu tingkat SD dan SMP. Selain itu, revitalisasi 150 satuan pendidikan tengah diusulkan ke Kemendikdasmen, serta pembangunan dua unit sekolah baru yang telah mendapat persetujuan pemerintah pusat.
“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah untuk memperkuat program-program unggulan demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pada momentum bersejarah tersebut, Maulana turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan sebagai fondasi utama pembangunan Kota Jambi yang berkelanjutan.
“Pembangunan tidak akan berhasil tanpa dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat. Karena itu mari kita jaga semangat kebersamaan demi Kota Jambi yang lebih bahagia,” pungkasnya. (mat)













Discussion about this post