Lamanesia.com – Upaya pencarian korban tenggelam di Sungai Batanghari, Desa Teriti, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo akhirnya membuahkan hasil. Tim BASARNAS bersama unsur Potensi SAR berhasil menemukan korban bernama Ali Jnur (30) dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (24/5/2026) pagi.
Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam setelah terjatuh dari perahu penyeberangan pada Sabtu sore (23/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Derasnya arus Sungai Batanghari membuat korban langsung hanyut dan menghilang.
Mendapat laporan dari BPBD Tebo, Pos SAR Bungo segera mengerahkan personel rescue menuju lokasi kejadian dengan menempuh jarak sekitar 77,4 kilometer untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan bersama tim gabungan.
Memasuki hari kedua pencarian, Minggu pagi pukul 07.00 WIB, Tim BASARNAS dan Potensi SAR membagi operasi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim pertama dari Pos SAR Bungo melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sisi kiri sungai ke arah hilir sejauh tiga kilometer.
Sementara itu, tim kedua yang terdiri dari BPBD Tebo bersama masyarakat melakukan penyisiran di sisi kanan sungai sejauh empat kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
Di tengah kondisi cuaca berawan, pencarian intensif akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 10.35 WIB, korban ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia sekitar 200 meter dari titik awal korban terjatuh atau Last Known Position (LKP).
Tim SAR gabungan kemudian langsung mengevakuasi jasad korban dan membawanya ke rumah duka menggunakan ambulans untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya lima personel Rescue Pos SAR Bungo, lima personel BPBD Tebo, dua personel Bhabinkamtibmas Polsek Sumay, satu personel Babinsa Koramil Sumay, serta masyarakat setempat.
Setelah korban ditemukan, seluruh unsur SAR melaksanakan briefing penutupan operasi pada pukul 11.00 WIB. Operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing.
Keberhasilan operasi tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara BASARNAS, aparat, pemerintah daerah dan masyarakat dalam penanganan musibah di wilayah Kabupaten Tebo. (mat)













Discussion about this post