Lamanesia.com – Rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA) terus dijalani para jemaah haji asal Provinsi Jambi dengan penuh khidmat. Setelah menyelesaikan wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah dan mabit di Muzdalifah, kini para jemaah telah berada di Mina untuk melanjutkan ibadah melontar jumrah.
Pada 10 Zulhijah atau Rabu (27/5/2026), jemaah haji Provinsi Jambi mulai melaksanakan lontar jumrah Aqabah di kawasan Jamarat. Salah satu jemaah yang juga KAROM 1 Kloter BTH 25 Provinsi Jambi, Muhammad Mahili Mansyur, menyampaikan bahwa proses pelaksanaan jumrah berjalan lancar.
“Alhamdulillah KLOTER BTH 25 selesai melaksanakan jumrah Aqabah,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (27/5/2026).
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan ibadah di Mina, sebagian jemaah memilih menggunakan nafar awal dan sebagian lainnya mengambil nafar tsani. Jemaah yang memilih nafar awal akan meninggalkan Mina pada 12 Zulhijah setelah menyelesaikan lontar jumrah sebelum matahari terbenam. Sementara jemaah nafar tsani tetap tinggal hingga 13 Zulhijah untuk melanjutkan lontar jumrah sebelum kembali ke Makkah.
“Besok masih melontar jumrah pada 11 Zulhijah. Tanggal 12 Zulhijah melontar Jumrah Ula, Wusto, dan Aqabah selesai untuk nafar awal. Sedangkan 13 Zulhijah melontar Jumrah Ula, Wusto, dan Aqabah bagi yang mengambil nafar tsani,” jelasnya.
Di tengah suhu panas Mina yang mencapai 43 derajat celcius, kondisi kesehatan jemaah terus menjadi perhatian utama. Para jemaah lanjut usia (LANSIA) mendapat pendampingan khusus, terutama dalam pelaksanaan lontar jumrah demi menjaga keselamatan dan stamina mereka.
“Masih sehat, cuma agak kecapean saja. Saat ini masih istirahat. Khusus yang LANSIA, jumrah Aqabahnya dibadalkan oleh kita-kita, mereka istirahat saja di tenda,” tambahnya.
Saat ini, para jemaah tengah beristirahat di tenda Mina untuk memulihkan kondisi fisik sebelum kembali melanjutkan rangkaian lontar jumrah pada hari-hari tasyrik berikutnya. Meski cuaca cukup ekstrem, para jemaah mengaku tetap merasa nyaman berkat fasilitas dan pelayanan yang diberikan selama berada di Mina. (Rdi)













Discussion about this post