Lamanesia.com – Kinerja sektor pariwisata dan perhotelan di Provinsi Jambi menunjukkan tren positif pada April 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha, menyampaikan bahwa TPK hotel berbintang pada April 2026 tercatat sebesar 52,66 persen, naik dari 46,23 persen pada Maret 2026. Peningkatan ini menjadi indikator membaiknya aktivitas sektor pariwisata maupun perjalanan bisnis di daerah.
“Peningkatan TPK ini menunjukkan adanya kenaikan pemanfaatan kamar hotel berbintang di Provinsi Jambi dibandingkan bulan sebelumnya,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Meski demikian, jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang pada April 2026 tercatat sebanyak 54.088 orang, sedikit menurun 1,63 persen dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 54.985 orang. Menurut BPS, kondisi ini tidak serta-merta menunjukkan pelemahan sektor perhotelan, karena tingkat hunian kamar justru meningkat.
Perubahan pola kunjungan wisatawan dan aktivitas perjalanan dinas maupun bisnis diduga menjadi faktor yang memengaruhi dinamika tersebut.
BPS juga mencatat bahwa wisatawan nusantara masih mendominasi kunjungan ke hotel berbintang di Jambi. Rasio tamu mancanegara terhadap tamu domestik pada April 2026 tercatat sebesar 0,012, yang berarti dari setiap 1.000 tamu hanya sekitar 12 orang berasal dari luar negeri.
Data ini menunjukkan bahwa pasar domestik masih menjadi penopang utama industri perhotelan di Jambi. Oleh karena itu, penguatan destinasi wisata serta peningkatan event daerah dinilai penting untuk terus mendorong pertumbuhan kunjungan wisata.
Selain itu, rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang tercatat sebesar 1,76 hari. Angka ini menunjukkan bahwa mayoritas tamu melakukan kunjungan dalam waktu relatif singkat, baik untuk urusan bisnis, dinas, maupun wisata.
Secara keseluruhan, BPS menilai kinerja sektor perhotelan Jambi pada April 2026 berada dalam kondisi cukup baik dengan tren pertumbuhan yang positif. Ke depan, kolaborasi pemerintah daerah dan pelaku industri diharapkan dapat semakin meningkatkan daya tarik Jambi sebagai destinasi wisata dan bisnis. (mat)















Discussion about this post