Lamanesia.com – Suasana penuh haru, syukur, dan kebahagiaan mewarnai kedatangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) BTH 13 Provinsi Jambi di Asrama Haji Antara Jambi, Selasa malam (16/6). Setelah menunaikan rangkaian ibadah haji selama 42 hari di Tanah Suci, ratusan jemaah akhirnya kembali berkumpul dengan keluarga yang telah lama menanti.
Kedatangan para tamu Allah itu disambut langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Jambi Maulana, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab, serta jajaran panitia penyelenggara haji.
Dalam laporannya, Ketua Kloter BTH 13, H. Fatahudin, menyampaikan kabar menggembirakan. Seluruh jemaah yang berangkat dalam kondisi lengkap berhasil kembali ke tanah air dengan selamat. Bahkan jumlah jemaah yang pulang bertambah menjadi 445 orang dari sebelumnya 441 orang saat keberangkatan.
Penambahan tersebut berasal dari empat jemaah tanazul atau mutasi masuk dari Kloter BTH 19, BTH 23, dan BTH 25 yang bergabung dalam rombongan saat kepulangan.
“Alhamdulillah dapat kami laporkan kondisi jemaah saat ini dalam keadaan sehat. Tidak ada yang dirawat sakit. Jumlah jemaah Kloter 13 berangkatnya lengkap, pulangnya lengkap dan bertambah saudara kami empat orang sehingga menjadi 445 orang,” ujar Fatahudin.
Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh petugas kloter, tenaga kesehatan, serta ketua rombongan yang dinilai mampu memberikan pelayanan maksimal selama proses ibadah di Tanah Suci. Berkat sinergi tersebut, seluruh rangkaian ibadah haji, mulai dari rukun, wajib hingga sunnah, dapat dijalankan dengan baik oleh para jemaah.
Kebahagiaan juga disampaikan Wali Kota Jambi, Maulana. Ia mengungkapkan bahwa keluarga para jemaah telah menunggu dengan penuh kerinduan untuk menyambut kepulangan orang-orang tercinta yang selama lebih dari satu bulan berada di Tanah Suci.
“Tidak ada balasan bagi haji mabrur kecuali surga Allah SWT. Tadi saya melihat keluarga Bapak dan Ibu haji sudah menunggu dengan penuh rindu. Setelah 42 hari berpisah, tentu yang paling dinanti adalah pelukan hangat dan doa dari keluarga,” kata Maulana.
Momen penyambutan tersebut menjadi gambaran nyata kebahagiaan yang dirasakan para jemaah dan keluarga. Tangis haru, pelukan hangat, serta ucapan syukur mengiringi langkah para jemaah yang akhirnya kembali ke Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah setelah menuntaskan rukun Islam kelima. (Rdi)













Discussion about this post