Lamanesia.com – PT Hutama Karya terus memantau perkembangan arus balik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode libur panjang akhir pekan Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pada 16 Mei 2026, sejumlah ruas tol utama di Sumatera mulai mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama pada jalur penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan.
Secara kumulatif, total trafik harian di ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 118.970 kendaraan atau meningkat 8,90 persen dibanding trafik normal harian.
Peningkatan arus kendaraan terlihat di sejumlah ruas strategis JTTS. Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) tercatat dilintasi 13.533 kendaraan atau naik 2,79 persen dibanding kondisi normal.
Sementara Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih (Palindra & Indraprabu) dilalui 14.019 kendaraan atau meningkat 1,15 persen. Untuk Tol Betung–Tempino–Jambi seksi Bayung Lencir–Tempino, trafik tercatat sebanyak 8.078 kendaraan atau turun tipis 1,33 persen dibanding trafik normal.
Di wilayah Sumatera bagian utara, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mengalami lonjakan signifikan hingga 40,57 persen dengan total 7.893 kendaraan. Sedangkan Tol Padang–Sicincin mencatat kenaikan 33,94 persen dengan total 3.690 kendaraan.
Adapun ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 1–4 yang dikelola PT Hutama Marga Waskita mencatat trafik tertinggi mencapai 25.748 kendaraan atau meningkat 26,68 persen dibanding kondisi normal.
PT Hutama Karya menyebut pemantauan dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar dan nyaman bagi masyarakat selama periode arus balik libur panjang.
Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, mematuhi rambu lalu lintas serta menjaga kondisi fisik pengemudi selama perjalanan.
Selain itu, pengendara juga diminta memanfaatkan rest area apabila merasa lelah atau mengantuk guna menghindari risiko kecelakaan di jalan tol.
Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di JTTS melalui kesiapan petugas, sarana pendukung serta koordinasi bersama pihak terkait sebagai wujud pelayanan maksimal kepada masyarakat. (mat)













Discussion about this post