Lamanesia.com – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti SMP Negeri 1 Merangin saat digelarnya Wisuda Tahfidzul Qur’an Juz 30, Rabu (13/5).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Merangin, M. Syukur bersama Ketua TP PKK Kabupaten Merangin, Lavita Syukur.
Momen wisuda tahfidz itu menjadi sangat emosional bagi Bupati M. Syukur. Pasalnya, salah satu wisudawan yang mengikuti prosesi tersebut adalah putra ketiganya sendiri, Ananda Safiq Sufi Syukur.
Dalam sambutannya, Bupati tak mampu menyembunyikan rasa bangga melihat semangat generasi muda Merangin yang tetap mencintai dan menghafal Al-Qur’an di tengah derasnya pengaruh teknologi dan media sosial.
“Sebagai Bupati sekaligus orang tua, saya sangat terharu dan bangga. Di zaman globalisasi, di saat anak-anak sibuk dengan gadget, anak-anak kita di SMPN 1 Merangin justru tetap mau belajar dan menghafal Al-Qur’an. Ini bekal luar biasa bagi mereka di dunia maupun akhirat,” ujar M. Syukur dengan nada bergetar.
Ia menegaskan pendidikan karakter berbasis agama harus menjadi prioritas utama di sekolah-sekolah umum. Bahkan, dirinya mengusulkan adanya inovasi pengawasan ibadah siswa agar nilai spiritual tetap tertanam kuat sejak dini.
“Saya berdiskusi dengan Kadis Pendidikan agar ke depan ada mekanisme pemantauan ibadah. Bagi siswa Muslim dibuatkan absen salat Magrib berjamaah, sementara siswa non-Muslim juga menyertakan absen ibadah dari rumah ibadah masing-masing. Jadi meskipun ini sekolah umum, nilai-nilai spiritual harus tetap menjadi panglima,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam menjaga pendidikan agama anak. Ia menceritakan bagaimana putranya tetap rutin melakukan setoran hafalan kepada sang ibu di tengah aktivitas sehari-hari.
Sebagai bentuk apresiasi, M. Syukur memberikan hadiah khusus kepada 10 wisudawan Tahfidz Juz 30. Para siswa diundang makan bersama di rumah dinas Bupati dan mendapat tambahan uang saku sebagai penghargaan atas prestasi mereka.
“Menjadi penghafal Al-Qur’an adalah prestasi langka yang harus diberi reward. Saya berharap tahun depan jumlahnya terus bertambah. Jika hari ini ada 10, tahun depan semoga bisa 20 atau bahkan satu angkatan semuanya hafidz juz 30,” harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Merangin Dr. Misrinaldi, Kadis Litbang Kiki, Kabag Kesra Agus Salim, Camat Bangko Eduard, para wali murid serta tokoh masyarakat. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah penuh kehangatan. (Rdi)













Discussion about this post