Lamanesia.com – Tim Nasional Ekuador menciptakan kejutan besar di Piala Dunia FIFA 2026. Sempat tertinggal cepat, La Tri bangkit secara dramatis untuk menumbangkan raksasa Eropa, Jerman, dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup E yang berlangsung di New York/New Jersey Stadium, Jumat dini hari WIB.
Kemenangan bersejarah ini memastikan Ekuador melaju ke Babak 32 Besar sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik. Prestasi tersebut sekaligus menyamai pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia 2006, ketika berhasil menembus fase gugur untuk pertama kalinya.
Berdasarkan laporan resmi FIFA, Ekuador datang ke laga penentuan dengan tekanan besar setelah hanya mengoleksi satu poin dari dua pertandingan sebelumnya melawan Pantai Gading dan Curacao.
Petaka bahkan menghampiri saat pertandingan baru berjalan dua menit. Penyerang Jerman Leroy Sane sukses memanfaatkan umpan Florian Wirtz untuk menjebol gawang Hernan Galindez melalui tembakan mendatar, sekaligus mencatatkan gol tercepat Jerman di Piala Dunia sejak 1934.
Namun, gol cepat tersebut justru membakar semangat skuad asuhan Sebastian Beccacece. Hanya tujuh menit berselang, Nilson Angulo menyamakan kedudukan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan bola liar hasil kerja Pablo Vite. Manuel Neuer tak mampu menghentikan laju bola yang meluncur deras ke dalam gawang.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin menegangkan. Jerman sempat memperoleh hadiah penalti, namun keputusan tersebut dibatalkan wasit Tori Penso setelah peninjauan VAR menunjukkan Leroy Sane lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Pablo Vite.
Momentum itu dimanfaatkan Ekuador untuk terus menekan. Gol kemenangan akhirnya tercipta pada menit ke-77 melalui skema sepak pojok. Kevin Rodriguez menyundul bola di tiang dekat sebelum Gonzalo Plata menyambar bola dengan cepat ke pojok atas gawang Neuer yang tak mampu bereaksi.
Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga peluit panjang berbunyi. Berkat penampilan impresif sepanjang pertandingan, Nilson Angulo dinobatkan sebagai Player of the Match.
Meski menelan kekalahan pertama di fase grup, Jerman tetap melaju ke Babak 32 Besar dengan status juara Grup E usai mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan. Tim Panser unggul selisih gol atas Pantai Gading yang finis di posisi kedua dengan poin sama.
Sementara itu, kemenangan dramatis atas Jerman menjadi tiket emas bagi Ekuador untuk melanjutkan petualangan mereka di Piala Dunia 2026. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan La Tri menjadi bukti bahwa mereka siap menghadirkan kejutan-kejutan berikutnya di fase gugur. (pin)













Discussion about this post