Lamanesia.com – Penyidikan kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan seorang ibu rumah tangga berinisial UK (52) di Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, masih terus berlanjut. Hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil observasi kejiwaan terhadap terduga pelaku FR (21), yang merupakan anak kandung korban.
Kapolsek Jambi Timur AKP R. Deddy Wardana Gaos mengatakan, observasi kejiwaan dilakukan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jambi untuk memastikan kondisi psikologis terduga pelaku saat peristiwa tragis tersebut terjadi.
Menurutnya, hasil pemeriksaan dari tim medis akan menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan langkah hukum dan proses penyidikan selanjutnya.
“Saat ini penyidikan masih menunggu hasil observasi dari RSJ Provinsi Jambi. Prosesnya diperkirakan masih berlangsung sekitar dua minggu ke depan,” ujar Deddy, Rabu (3/6/2026).
Polisi belum dapat menyimpulkan lebih jauh terkait pertanggungjawaban pidana terduga pelaku sebelum hasil pemeriksaan kejiwaan resmi diterima.
Kasus yang menggegerkan warga tersebut terjadi pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 12.08 WIB di rumah korban yang berada di Jalan Raden Fatah RT 03, Kelurahan Sijinjang, Kecamatan Jambi Timur.
Korban UK ditemukan meninggal dunia dengan luka serius di bagian kepala. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga dipukul menggunakan mesin pompa air oleh anak kandungnya sendiri.
Peristiwa itu pertama kali diketahui warga setelah mendengar suara keributan dari dalam rumah. Saat warga masuk untuk memeriksa keadaan, korban ditemukan sudah tergeletak bersimbah darah di area dapur.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan FR yang saat itu masih berada di rumah.
Dalam pemeriksaan awal, penyidik menemukan adanya indikasi gangguan kejiwaan pada terduga pelaku. Keterangan yang diberikan dinilai berubah-ubah dan tidak sesuai dengan pertanyaan yang diajukan penyidik.
Untuk kepentingan penyidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mesin pompa air merek Shimizu yang diduga digunakan saat kejadian serta pakaian milik korban yang ditemukan di lokasi.
Saat ini, penyidik masih menunggu hasil observasi medis guna memastikan kondisi kejiwaan terduga pelaku dan menentukan proses hukum yang akan ditempuh dalam kasus tersebut. (pin)















Discussion about this post