Lamanesia.com – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bersiap melepas sejumlah aset daerah yang sudah tidak produktif melalui mekanisme lelang terbuka. Aset yang akan dilelang tersebut mencakup kendaraan dinas roda dua dan roda empat, truk sampah, alat berat, hingga berbagai peralatan kantor yang sudah rusak dan tidak lagi berfungsi optimal.
Saat ini, proses lelang masih menunggu hasil penilaian dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sebagai dasar penetapan nilai setiap aset yang diusulkan.
Kepala BPKAD Kabupaten Muaro Jambi, Muhammad Farhan, mengatakan seluruh aset yang masuk daftar lelang merupakan barang milik daerah yang telah berusia tua, mengalami kerusakan berat, serta tidak lagi efektif digunakan untuk mendukung pelayanan pemerintahan.
“Saat ini aset yang diusulkan untuk dilelang masih dalam tahap penilaian oleh KPKNL. Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan nilai lelang sebelum proses pelepasan aset dilaksanakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, aset yang akan dilelang terdiri dari berbagai jenis barang, mulai dari kendaraan dinas seperti mobil, sepeda motor, dan truk sampah yang telah digunakan lebih dari tujuh tahun, hingga alat berat seperti ekskavator yang kondisinya sudah tidak optimal.
Selain itu, sejumlah peralatan kantor yang sudah rusak juga turut masuk dalam daftar, seperti pendingin ruangan (AC), komputer, hingga laptop yang tidak lagi dapat digunakan.
Farhan menegaskan bahwa proses lelang nantinya akan dilakukan secara terbuka dan transparan agar dapat diakses oleh masyarakat luas.
“Pelaksanaan lelang akan dilakukan secara terbuka. Informasi dan jadwalnya akan diumumkan melalui situs atau aplikasi lelang resmi pemerintah sehingga masyarakat dapat mengaksesnya dengan mudah,” tandasnya. (Rdi)















Discussion about this post