Lamanesia.com – Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026, Polda Jambi menyiapkan strategi pengamanan dengan pendekatan humanis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Pendekatan yang dikedepankan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mengedepankan pelayanan serta komunikasi persuasif kepada para buruh dan masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi.
Kapolda Jambi Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang, mulai dari pemetaan potensi kerawanan hingga penempatan personel di sejumlah titik strategis.
“Pengamanan dilakukan secara profesional, proporsional, dan humanis. Seluruh personel kami tekankan untuk mengutamakan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Sebanyak 505 personel diterjunkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan May Day 2026 di wilayah Provinsi Jambi. Mereka akan ditempatkan di titik-titik prioritas seperti lokasi aksi unjuk rasa, pusat keramaian, hingga objek vital.
Sejumlah lokasi yang menjadi fokus pengamanan di antaranya kawasan Bandara Sultan Thaha, Kantor Gubernur Jambi, Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, serta berbagai fasilitas umum dan sosial lainnya.
Selain itu, aparat juga akan mengamankan kegiatan yang tersebar di beberapa titik, seperti aksi Serikat Buruh Kerakyatan (SERBUK) di Lapangan Arena MTQ, aksi Partai Buruh di depan Kantor RRI Jambi, hingga perayaan buruh di Hutan Kota Muhammad Sabki.
Tak hanya pengamanan fisik, kepolisian juga memastikan keamanan sarana pendukung kegiatan, seperti panggung, perangkat sound system, hingga dokumentasi kegiatan. Pengamanan turut diperluas ke kawasan perkantoran, perusahaan, jalur lintas, hingga titik parkir yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas.
Polda Jambi juga terus membangun komunikasi aktif dengan serikat pekerja, instansi terkait, serta pihak penyelenggara untuk memastikan seluruh kegiatan berlangsung sesuai aturan dan tidak mengganggu kepentingan umum.
“Kami mengimbau seluruh peserta untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan tetap menjaga ketertiban. Kepolisian hadir untuk mengawal serta melindungi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat,” tambah Erlan.
Dengan kesiapan personel, strategi pengamanan yang matang, serta pendekatan humanis, Polda Jambi berharap peringatan May Day 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan antara buruh, pemerintah, dan aparat keamanan. (pin)













Discussion about this post