Lamanesia.com – Pemerintah Kabupaten Merangin memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok jelang Ramadan 1447 H dan Idulfitri. Wakil Bupati Merangin H A Khafidh bersama Satgas Saber Pangan melakukan pemantauan langsung di Pasar Baru Bangko, Senin (16/2).
Pemantauan yang dilakukan bersama tim dari Badan Pangan Nasional, Polda Jambi, serta OPD terkait itu menunjukkan mayoritas harga kebutuhan pokok masih stabil dan terjangkau. Namun, sejumlah komoditas terpantau mulai melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP).
Beberapa komoditas yang tercatat mengalami kenaikan antara lain Minyak Kita yang mencapai Rp18 ribu per liter dari HET Rp15.700, daging ayam ras Rp42 ribu per kilogram dari HET Rp40 ribu, bawang putih Rp40 ribu per kilogram dari HET Rp38 ribu, serta daging sapi yang menyentuh Rp150 ribu per kilogram dari HET Rp140 ribu.
Sementara itu, harga cabai merah masih stabil di angka Rp55 ribu per kilogram, bawang merah Rp35 ribu per kilogram, dan sebagian besar kebutuhan pokok lainnya tetap terkendali. Hanya saja, cabai rawit mulai sulit ditemukan di pasaran.
Wabup Khafidh menegaskan hasil pemantauan ini akan segera ditindaklanjuti agar tidak ada pedagang yang menjual kebutuhan pokok di atas ketentuan HET dan HAP. “Hasil pantauan ini akan ditindaklanjuti sehingga harga tetap terkendali dan masyarakat tidak terbebani,” ujarnya.
Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Badan Pangan Nasional, Rinna Syawal, menambahkan terdapat sekitar 16 komoditas pangan yang menjadi fokus pengawasan. Pedagang yang melanggar ketentuan harga dapat dikenakan sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha.
Usai meninjau pasar, rombongan bergerak ke gudang Perum Bulog untuk memastikan stok beras dan komoditas strategis lainnya. Hasil pengecekan menunjukkan persediaan pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri dalam kondisi aman dan mencukupi. (mat)













Discussion about this post