Lamanesia.com – Pemerintah Kota Jambi semakin serius memperkuat sektor pendidikan melalui langkah strategis yang menyasar infrastruktur dan pemerataan akses belajar. Wali Kota Jambi, Maulana, mengajukan revitalisasi sebanyak 135 sekolah sekaligus mendorong pembangunan PAUD negeri di setiap kecamatan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senin (27/4). Pertemuan ini menjadi bagian dari koordinasi peningkatan mutu pendidikan yang melibatkan kepala daerah se-Provinsi Jambi di bawah arahan Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani.
Dalam forum tersebut, Maulana menegaskan pentingnya memperluas akses pendidikan sejak usia dini guna mendukung program wajib belajar 13 tahun. Ia menyebut, saat ini jumlah PAUD negeri di Kota Jambi baru mencapai lima unit, meningkat dari dua unit pada awal masa kepemimpinannya.
“Ini momentum penting bagi kami untuk memastikan seluruh anak di Kota Jambi mendapatkan akses pendidikan yang layak dan merata,” ujar Maulana.
Menurutnya, kehadiran PAUD negeri sangat krusial, khususnya bagi masyarakat kurang mampu agar tetap dapat mengakses layanan pendidikan secara gratis. Oleh karena itu, Pemkot Jambi menargetkan setiap kecamatan memiliki minimal satu PAUD negeri.
Selain penguatan pendidikan usia dini, Pemkot Jambi juga mendorong revitalisasi sekolah dalam skala besar. Sebanyak 40 sekolah telah masuk tahap verifikasi dan validasi, sementara 95 sekolah lainnya diajukan sebagai tambahan.
“Seluruh usulan sudah kami input dalam sistem. Harapan kami, ini dapat segera direalisasikan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan,” tambahnya.
Upaya ini turut diperkuat melalui program SAPA Bahagia (Sisir, Ajak, Pantau, Advokasi untuk Anak Bahagia) yang difokuskan untuk menjangkau anak-anak usia dini dari keluarga rentan agar masuk ke sistem pendidikan formal.
Kunjungan tersebut diinisiasi oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jambi sebagai bagian dari percepatan peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Langkah ini diharapkan mampu mendorong pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia di masa mendatang. (mat)













Discussion about this post