Lamanesia.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi terus memperkuat upaya perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal melalui peran strategis Agen Perisai. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan sosialisasi implementasi onboarding mekanisme pendaftaran baru melalui aplikasi Perisai sekaligus monitoring dan evaluasi (Monev) Agen Perisai Triwulan I dan II Tahun 2026 yang digelar di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang diikuti seluruh agen dan perwakilan wadah Perisai tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas agen dalam mengakuisisi kepesertaan pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) atau pekerja sektor informal agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme pendaftaran peserta baru melalui aplikasi Perisai terbaru, termasuk delapan elemen data yang wajib diinput dalam pendaftaran pekerja BPU individu serta batas waktu penggunaan fitur upload tenaga kerja secara massal.
Selain penguatan kapasitas agen, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap capaian akuisisi kepesertaan sektor BPU selama periode Januari hingga 15 Juni 2026. Hasil monitoring menunjukkan capaian yang cukup menggembirakan dengan total akuisisi mencapai 2.664 tenaga kerja. Jumlah tersebut terdiri dari 124 peserta program JHT, JKK dan JKM, sebanyak 1.584 peserta program JKK dan JKM, 159 peserta kategori baru, serta 797 peserta lanjutan.
Pencapaian tersebut menunjukkan tingginya komitmen Agen Perisai dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal di Provinsi Jambi. Sebagai bentuk apresiasi, BPJS Ketenagakerjaan memberikan penghargaan kepada agen dengan capaian penerimaan iuran JHT terbaik, yakni Hery, Junaidi, dan Dedi Mulyadi. Sementara itu, agen Nelly menerima reward dari Kantor Wadah Mitra Makmur Services atas kontribusinya dalam meningkatkan kepesertaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian, mengatakan bahwa Agen Perisai memiliki peran vital sebagai ujung tombak edukasi dan perluasan kepesertaan di kalangan pekerja informal yang selama ini belum seluruhnya terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami menekankan pentingnya pendampingan langsung kepada komunitas pekerja informal agar mereka memperoleh manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan secara optimal. Edukasi mengenai program JHT, JKK, dan JKM juga terus kami dorong agar kepesertaan tetap berkelanjutan dan pekerja terlindungi dari berbagai risiko kerja,” ujarnya.
Menurut Hendra, pemberian reward kepada agen berprestasi bukan sekadar bentuk penghargaan, tetapi juga motivasi agar seluruh Agen Perisai terus meningkatkan kinerjanya dalam menjangkau lebih banyak pekerja informal. Agen yang aktif dan memiliki jaringan komunitas yang luas terbukti mampu mendorong peningkatan kepesertaan secara signifikan.
Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi berkomitmen untuk terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, memperkuat kolaborasi dengan Agen Perisai, serta menyediakan pelatihan dan pendampingan guna meningkatkan kualitas akuisisi kepesertaan.
Melalui strategi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan optimistis cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Provinsi Jambi akan terus meningkat. Dengan semakin banyak pekerja sektor informal yang memahami manfaat program dan menjadi peserta aktif, target universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan dapat tercapai secara lebih merata dan berkelanjutan. (mat)








Discussion about this post