Lamanesia.com – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Provinsi Jambi, H. M Ayub M Dani Muhammad Bohir (74), dilaporkan wafat di Madinah, Arab Saudi, pada Jumat (19/6) pukul 16.20 Waktu Arab Saudi (WAS).
Almarhum yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH-21 Embarkasi Batam mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit King Fahd, Madinah. Berdasarkan laporan resmi otoritas Arab Saudi, almarhum meninggal dunia karena sebab alami.
Dokumen “Pernyataan Penerimaan dan Izin Jenazah” yang diterbitkan Kementerian Kesehatan Arab Saudi Wilayah Madinah Al-Munawwarah mencatat bahwa almarhum merupakan warga negara Indonesia yang masuk ke Arab Saudi dengan nomor paspor (Border Number) 6238510843.
Pihak rumah sakit melalui dokter pemeriksa, dr. Khaled Goda Kamel Shehata, telah menerbitkan surat pemberitahuan kematian resmi dengan Nomor Laporan 4800001015. Sementara itu, proses administrasi pencatatan sipil dilakukan melalui otoritas terkait yang diwakili Meshari Othman Al-Mutairi sebagai pelapor resmi.
Saat ini, seluruh proses pemulasaran dan pemakaman almarhum di wilayah Kerajaan Arab Saudi telah ditangani sesuai prosedur yang berlaku. Tanggung jawab pengurusan jenazah diserahkan kepada Madani Karim Bakhsh Allah Bakhsh Bakhsh yang mewakili pengelola pemakaman setempat.
Pihak berwenang Arab Saudi juga mengingatkan bahwa sertifikat kematian resmi akan diterbitkan setelah proses pelaporan kepada Departemen Pencatatan Sipil (Al-Ahwal Al-Madaniyah) selesai dilakukan dalam kurun waktu 30 hari.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan seluruh jemaah haji asal Jambi. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya salah satu tamu Allah tersebut.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum wafat dalam keadaan husnul khotimah, segala amal ibadah hajinya diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan,” ujar Wahyudi.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk mendoakan almarhum serta kelancaran seluruh proses pemakaman di Madinah. Doa dan Al-Fatihah diharapkan menjadi bentuk penghormatan terakhir bagi jemaah haji yang telah berpulang di Tanah Suci saat menunaikan rukun Islam kelima. (Rdi)













Discussion about this post