Lamanesia.com – Gerak cepat tim gabungan Polda Jambi dan Polresta Jambi membuahkan hasil. Kurang dari 12 jam setelah melakukan penyerangan terhadap dua anggota polisi lalu lintas yang sedang bertugas mengatur arus kendaraan di kawasan Pasar Angso Duo, pelaku berinisial AM (30) berhasil ditangkap.
Pelaku diamankan pada Senin (22/6/2026) malam di kawasan Sipin, Kota Jambi. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan setelah tim gabungan melakukan penyelidikan intensif berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji didampingi Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binaga Siregar mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari atensi langsung Kapolda Jambi untuk segera menangkap pelaku.
“Kurang dari 12 jam pelaku berhasil ditangkap di kawasan Sipin Kota Jambi tanpa perlawanan. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui motif penyerangan tersebut,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui positif mengonsumsi narkotika jenis methamphetamine atau sabu-sabu. Selain itu, penyidik juga melakukan pemeriksaan kejiwaan guna mendalami kondisi psikologis pelaku saat melakukan aksinya.
Peristiwa penyerangan itu terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB di depan Pasar Angso Duo, tepatnya di Simpang TK Putra 1, Jalan Sultan Thaha, Kota Jambi.
Saat itu, dua anggota Satlantas Polresta Jambi tengah melaksanakan tugas rutin pengaturan lalu lintas ketika tiba-tiba diserang oleh pelaku yang membawa senjata tajam.
Berdasarkan keterangan saksi mata, pelaku berjalan kaki dari arah Jembatan Gentala Arasy menuju Pasar Angso Duo dengan membawa satu bilah samurai panjang dan dua bilah pisau. Tanpa alasan yang jelas, pelaku langsung mengejar dan menyerang dua anggota polisi yang sedang bertugas.
Salah satu anggota polisi mengalami luka akibat sabetan senjata tajam, sementara anggota lainnya sempat terjatuh saat berusaha menghindari serangan. Beruntung kedua korban berhasil menyelamatkan diri dari kejaran pelaku.
“Pelaku tiba-tiba menyerang polisi yang sedang mengatur lalu lintas. Salah satu anggota terkena bacokan samurai,” ujar Ansori, salah seorang saksi di lokasi kejadian.
Usai melakukan penyerangan, pelaku melarikan diri dari lokasi. Namun berkat kerja cepat aparat kepolisian yang mengumpulkan bukti dan menelusuri jejak pelaku, AM akhirnya berhasil diringkus pada hari yang sama.
Saat ini kedua anggota polisi yang menjadi korban masih menjalani perawatan dan pemulihan di RS Bhayangkara Jambi. Sementara pelaku menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif penyerangan serta kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi aksi tersebut.
Polda Jambi memastikan kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku dan menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan terhadap aparat yang sedang menjalankan tugas negara. (pin)













Discussion about this post