Lamanesia.com – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di masa peralihan musim atau pancaroba. Berbagai kebutuhan logistik pangan hingga sarana penanganan darurat mulai disiagakan guna mengantisipasi dampak banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemkab Muaro Jambi telah menyiapkan berbagai bantuan logistik yang sewaktu-waktu dapat disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Muaro Jambi, Rossa Candra Budy, mengatakan stok logistik yang tersedia saat ini meliputi empat ton beras, 800 kilogram gula pasir, serta 800 kilogram minyak goreng.
Tak hanya bahan pangan, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung seperti kasur, selimut, terpal, hingga tenda pengungsian untuk mendukung penanganan darurat apabila terjadi bencana.
“Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, terutama pangan, menjadi prioritas utama pemerintah dalam penanganan bencana,” ujar Rossa.
Ia menjelaskan, sinergi antarinstansi terus diperkuat guna mempercepat proses evakuasi maupun distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak. Penyaluran bantuan nantinya akan disesuaikan dengan kondisi wilayah, baik melalui jalur darat maupun jalur sungai.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa pancaroba.
Dengan kesiapan logistik dan dukungan lintas sektor yang telah dipersiapkan, Pemkab Muaro Jambi berharap dampak bencana hidrometeorologi dapat diminimalisasi dan masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dalam beberapa waktu ke depan. (mat)













Discussion about this post