Lamanesia.com – Polda Jambi bersama jajaran Polres dan Polsek terus mengintensifkan pengawasan terhadap ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan praktik ilegal pasca penyesuaian harga BBM non-subsidi.
Monitoring dan patroli dilakukan secara serentak di berbagai kabupaten, mulai dari Tanjung Jabung Barat, Tebo, Bungo, Sarolangun, Merangin, Batanghari, Tanjung Jabung Timur hingga Muaro Jambi. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan stok BBM tetap aman serta mencegah praktik pelangsiran, penggunaan tangki modifikasi, hingga potensi penimbunan.
Di wilayah Polsek Betara, pengecekan di SPBU Muntialo menunjukkan tidak adanya aktivitas pelangsiran maupun penyimpangan distribusi. Stok BBM terpantau mencukupi kebutuhan masyarakat. Hal serupa juga ditemukan di Kabupaten Tebo, di mana jajaran Polsek Tebo Tengah dan Tebo Ilir memastikan tidak terjadi antrean panjang maupun panic buying.
Pengawasan turut melibatkan unsur pemerintah kecamatan, seperti di wilayah Sabak Barat, Tanjung Jabung Timur. Hasil pengecekan di SPBU Cantika menunjukkan distribusi BBM berjalan normal tanpa lonjakan signifikan.
Sementara itu, di Kabupaten Muaro Jambi, pengecekan menyeluruh di sejumlah SPBU oleh Polsek setempat memastikan pasokan dari Pertamina tetap lancar dan tidak ditemukan antrean panjang. Kondisi serupa juga terpantau di wilayah Bungo, Merangin, Sarolangun, dan Batanghari dengan situasi yang aman dan kondusif.
Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pelanggaran, termasuk memodifikasi tangki kendaraan atau melakukan pembelian berulang yang berpotensi mengganggu distribusi.
Kapolda Jambi Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Erlan Munaji menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas distribusi energi.
“Pengawasan ini terus kami lakukan untuk memastikan ketersediaan BBM tetap aman serta mencegah praktik kecurangan seperti pelangsiran maupun penimbunan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Polda Jambi juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi penyimpangan distribusi BBM di lapangan. Kepolisian menegaskan akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang merugikan masyarakat.
Dengan pengawasan yang intensif, diharapkan distribusi BBM di wilayah Jambi tetap berjalan lancar, tepat sasaran, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. (pin)













Discussion about this post