Lamanesia.com – Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Nurdin Hamzah, Selasa (12/5). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal dan humanis.
Dalam kunjungannya, Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah meninjau langsung berbagai titik pelayanan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (UGD), apotek pengambilan obat hingga poli pelayanan pasien.
Pada sidak itu, Dillah menyoroti sistem pelayanan rumah sakit yang dinilai masih perlu pembenahan. Ia menegaskan pelayanan kesehatan tidak boleh berjalan seadanya dan seluruh tenaga kesehatan harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya hari ini memang agak keras, karena saya ingin masyarakat Kabupaten Tanjabtim dilayani dengan baik. Senyum, sapa dan salam itu yang dibutuhkan oleh semua pasien yang sakit,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan, baik bidan maupun perawat, agar mengedepankan etika dan keramahan dalam melayani pasien maupun keluarga pasien. Bahkan, ia menegaskan tidak akan ragu mengambil tindakan terhadap petugas yang tidak memberikan pelayanan maksimal.
“Kalau ada bidan atau perawat yang ganas atau tidak ada senyuman, akan diberhentikan. Masih banyak yang ingin bekerja di RSUD Nurdin Hamzah ini. Bekerja di rumah sakit nomor satu adalah pelayanan,” ujarnya.
Tak hanya di rumah sakit, evaluasi pelayanan kesehatan juga akan dilakukan terhadap 17 puskesmas yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Tanjabtim. Menurut Dillah, pelayanan akan berjalan baik apabila sistem dijalankan sesuai aturan dan seluruh pegawai bekerja secara profesional.
“Sebenarnya jika sistem berjalan dengan semestinya, dan pegawainya menjalankan sesuai yang sudah diatur, saya rasa pelayanan akan berjalan dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Direktur RSUD Nurdin Hamzah, Darwin Salim menyatakan pihaknya siap melakukan pembenahan pelayanan sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtim.
Menurutnya, rumah sakit harus mampu menjadi tempat pelayanan kesehatan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, sehingga diperlukan tim yang solid untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Tantangan ke depan, kita memang butuh perbaikan-perbaikan di semua lini,” ujarnya.
Darwin juga menegaskan pihaknya akan terus melakukan evaluasi internal dan auto kritik terhadap pelayanan tenaga kesehatan melalui mitigasi, inventarisasi persoalan hingga pemberian solusi agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.
“Pelayanan publik ini kan yang paling merasakan kemanfaatannya adalah masyarakat,” tandasnya. (mat)













Discussion about this post